NEWS.AOT-AI.IO - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, telah menyampaikan perkembangan terbaru mengenai kebijakan ekspor sumber daya alam (SDA) strategis kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan ini berfokus pada respons pelaku usaha terhadap implementasi ekspor melalui satu pintu yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).
Kebijakan yang baru diimplementasikan ini melibatkan mekanisme pengawasan ekspor SDA strategis yang terpusat dan dikendalikan oleh DSI. Hal ini merupakan langkah pemerintah dalam menata arus perdagangan komoditas unggulan negara.
Airlangga Hartarto menegaskan bahwa setelah pemerintah melakukan serangkaian kegiatan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan, respon yang diterima cenderung sangat mendukung. Proses ini menjadi krusial untuk memastikan kelancaran transisi regulasi baru.
"Mayoritas asosiasi pengusaha baik dari dalam maupun luar negeri memberikan respons yang positif terkait implementasi kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) maupun ekspor SDA strategis melalui PT DSI," ujar Airlangga Hartarto.
Respons positif ini mencakup pandangan terhadap aturan baru mengenai Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang diintegrasikan dengan sistem pengawasan ekspor SDA strategis. Pengusaha melihat adanya kepastian dalam proses administrasi.
Kebijakan ekspor satu pintu melalui DSI ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola dan nilai tambah dari SDA strategis yang diekspor. Langkah ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi negara.
Sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah mencakup penjelasan mendetail mengenai alur kerja baru dan manfaat jangka panjang dari sistem terpusat ini. Hal ini penting untuk memitigasi potensi hambatan di lapangan.
Dilansir dari Beritasatu.com, penegasan dari Menko Perekonomian ini menunjukkan bahwa pemangku kepentingan utama di sektor perdagangan telah menerima kerangka kerja yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Dukungan ini menjadi fondasi penting bagi keberhasilan kebijakan tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai reaksi positif pengusaha terkait kebijakan ekspor sumber daya alam strategis yang dilakukan melalui satu pintu lewat BUMN, PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), sebagaimana tercatat dalam berita di Jakarta.