NEWS.AOT-AI.IO - Pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan performa yang sangat impresif pada Kuartal I tahun 2026. Angka pertumbuhan tahunan (year on year/yoy) berhasil mencapai 5,61 persen.

Capaian tersebut merupakan yang tertinggi yang berhasil dicatatkan oleh perekonomian nasional sejak kuartal ketiga tahun 2022. Hal ini menunjukkan adanya akselerasi signifikan dalam kinerja ekonomi domestik.

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menjadi pihak yang menyampaikan kabar menggembirakan ini secara langsung. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konteks pembaruan data makroekonomi terkini.

Lokasi penyampaian informasi mengenai kinerja ekonomi ini adalah di Yogyakarta. Informasi ini kemudian disebarluaskan melalui berbagai media massa nasional.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy), menjadi yang tertinggi sejak kuartal III 2022," ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya menjelaskan bahwa momentum positif ini ditopang oleh beberapa pilar utama yang menunjukkan ketahanan dan potensi ekspansi yang kuat. Tiga komponen utama menjadi penyokong utama pertumbuhan tersebut.

Dikutip dari Beritasatu.com, kinerja tersebut sangat didukung oleh penguatan konsumsi rumah tangga yang menjadi motor utama pertumbuhan. Permintaan domestik menunjukkan vitalitas yang tinggi di awal tahun 2026.

Selain itu, sektor investasi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan angka pertumbuhan ekonomi nasional. Investasi yang masuk menunjukkan optimisme pasar terhadap prospek jangka panjang Indonesia.

Lebih lanjut, belanja pemerintah juga dinilai semakin menunjukkan efisiensi dan produktivitasnya dalam mendorong kegiatan ekonomi. Alokasi anggaran pemerintah terbukti memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan agregat.